Temanku pernah bilang gini, kamu percaya nggak kalau RINDU itu berat?,
dengan spontan aku menjawab yah, aku percaya. Trus ia ngasih pertanyaan lagi,
kamu tahu nggak apa yang lebih berat dari RINDU?, Hmmmm, apayah? Gak tahu,
memangnya apa?, dengan wajah sumringah dan sedikit tersenyum, ia menjawab
BAPER. Lalu kami tertawa bersama.........
Baper
adalah istilah yang sering digunakan anak jaman now. Di era millenial seperti sekarang ini, berbagai istilah yang menunjukkan modernitas suatu
kaum sangat mudah ditemukan. Dari yang biasa saja, hingga sesuatu yang sampai pada puncak ketenaran alias viral. Nah, salah satunya adalah BAPER,
satu kata yang lagi trend digunakan untuk menjelaskan seseorang yang suka
terbawa perasaan sesaat setelah mengalami suatu kejadian. Misalnya, seorang
cewek punya teman cowok yang senang memberi perhatian, si cewek tiba-tiba
dengan sepihak menjudge bahwa cowok
itu suka sama dia, sedangkan pada kenyataanya, si cowok itu hanya biasa saja
dan melakukan itu kepada semua temannya. Eitsss,, semoga yang lagi baca tulisan
ini tidak pernah mengalaminya. Kalaupun sudah terlanjur mengalami, semoga bisa segera
menyadari dan move on. Sebab, rasa
yang tak terbalaskan itu sedikit malunya banyak ngenesnya. hahahaha
Terserang
“Baper” atau mengalami efek dari
bapernya teman memang sedikit sial. Sialnya di mana? Ketika kita tidak mampu
menyikapinya dengan baik. Memuncaknya amarah dan ego dalam diri dan menjadikan
semuanya berubah 360˚. Lalu apa? Hubungan yang awalnya sangat baik menjadi
renggang, sapaan yang senantiasa ramah berubah menjadi arogan, dan putusnya
komunisasi antara satu sama lain adalah konsekuensi yang harus diterima. Ini
tentu bukanlah hal yang baik dan kita inginkan dalam berteman. Jadi solusinya gimana?
- Mengenal Diri
- Pelajari Dia
- Mendahulukan Rasionalitas di atas Prasangka.
Mungkin
bagi Dilan, Rindu itu berat, tapi ternyata itu sepenuhnya tidaklah benar. Rindu sudah pasti subjeknya
jelas. Jika kamu sedang rindu, temui saja dia. Dan jika terhalang jarak yang
memungkinkan untuk tak bisa bertemu, yah, telepon saja dia. Kecanggihan alat
komunikasi membuat segalanya jadi mudah. Dan teman ku juga pernah bilang, kalau
rindu doakan saja yang terbaik untuknya, insya Allah segala kebaikan akan
mendatanginya dan yang telah mendoakannya (NB:
ini berlaku buat orang-orang yang percaya kekuatan Doa). Lalu apanya yang
berat?
Nah
yang berat itu baper alias Bawa Perasaan. Kamu akan mendapati dirimu yang
senantiasa menerka-nerka; dia pasti suka makanya perhatian, dia beneran suka
nggak yah?, dia merasakan apa yang aku rasakan gak yah?, dan dia dia dia
lainnya. Disampaikan takutnya salah kaprah dan malu maluin, belum lagi
komunikasi yang flexibel terancam kaku. Tidak disampaiakn takutnya malah
keasyikan sendiri dan berakhir dengan ketidakjelasan. Berat kan? Heheeh
Jadi,
jangan mudah baper yah, nikmati alur pertemananmu, Jika dia jodohmu, dia gak
bakal pergi kemana-mana kok. enjoy the
moment!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar