Indonesia dikenal dengan
keragamannya. Mulai dari suku, agama, bahasa, ras, budaya, dan adat istiadat.
Stigma tentang Perbedaan atas keyakinan terhadap sesuatu menjadi sebuah keniscayaan
yang mudah kita temui di masyarakat. Menyikapi itu, tentu penguatan sikap toleransi
sangat dibutuhkan dan semestinya menjadi kebutuhan utama bagi kita yang tinggal
di negara yang sejak awal tegaknya hingga mencapai kemerdekaannya selalu
dipelopori oleh persatuan umat beragama yang berbeda-beda.
Menjelang Ramadhan 2018, Indonesia
dihadiahi aksi-aksi teror di beberapa titik, dari Mako Brimob dan beberapa
gereja di Surabaya, lanjut di Sidoarjo dan kabarnya Polda Riau pun menjadi
titik penyerangan oleh terduga teroris. Kejadian ini memicu banyaknya reaksi
dari masyarakat. Anjuran pengecaman atas aksi teror yang telah merenggut banyak
nyawa dan menyisakan trauma ini banyak ditemukan di wall sosial media para netizen. Penggiringan opini bahwa pelaku
teror adalah penganut agama islam hingga amarah atas tertuduhnya jilbab/cadar sebagai seragam
teroris menjadi wacana yang senantiasa bermunculan sebagai jawaban “apa yang anda pikirkan sekarang”.
Terorisme berasal dari kata
Teror. Teror dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai usaha
untuk menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau
golongan tertentu. Terorisme adalah aksi menggiring masyarakat meninggalkan
bahkan membenci agama. Terorisme harus diluaskan maknanya mencakup ujaran
kebencian via lisan, tulisan, mimbar dan aksi jalanan, tulis Muhsin Labib di
dinding Facebooknya. Beliau juga menjelaskan bahwa sejatinya Terorisme
bersumber dari ekstremisme. Ekstremisme bersumber dari Intoleransi. Intoleransi
bersumber dari benci. Benci bersumber dari takut. Takut bersumber dari rasa
terancam. Rasa terancam bersumber dari pengerdilan diri.
Mengecam lalu apa? Jika tak
berbuat apa-apa, tentu kata yang cocok untuk itu adalah kecaman kosong. Mengecam
tanpa melakukan aksi nyata untuk melawan para teroris yang senantiasa menebar
virus intoleransi sama saja dengan membenci namun di lain sisi mencintai. Sejatinya
kecaman adalah penolakan terhadap sesuatu yang dinilai tidak benar dengan
penggunaan logika yang dimulai sejak dalam fikiran dan pada setiap aktivitas
yang kita lakukan. Aktivitas yang
seperti apa? Yang dimulai dari diri sendiri; penguatan paham Toleransi.
Mengapa harus Toleransi? Karena
toleransi sejatinya mengantarkan kita pada upaya untuk membuka diri dan
menerima segala perbedaan yang ada. Lalu apakah kita sudah bertoleransi? Tentu jawabannya
bervariatif, ada yang sudah dengan tapi, pun yang telah menyelesaikan dirinya
tanpa tapi. Dalam menjawab pertanyaan ini, tentu harus dimulai dengan introspeksi
diri dan kembali merefleksi segala aktivitas yang telah kita lakukan dalam
kehidupan sehari-hari, misalnya, bagaimana anda memandang seseorang yang
berbeda keyakinan atau bagaiman reaksi anda ketika berjumpa dengan kaum
difabel?
Menanamkan sikap Toleran dalam
diri adalah langkah awal untuk memerangi segala bentuk radikalisme yang
berujung menjadi terorisme. Menjadi agen toleransi adalah sebuah gerakan nyata
yang bisa kita lakukan di tengah arus propaganda takfirisme yang berseliweran
baik di dunia maya maupun di lingkungan sekitar kita.
Kita bisa memulai dengan menyaring segala bentuk informasi yang sifatnya mendiskreditkan suatu golongan dan atau senantiasa menyebarkan pesan-pesan toleransi di semua tempat dan kalangan. Tujuannya apa? Tentu agar ujaran kebencian tidak dengan mudah meluas dan menjangkiti generasi anak bangsa, agar intoleransi yang sudah semakin menguat mulai meredah dan perlahan akan hilang.
Kita bisa memulai dengan menyaring segala bentuk informasi yang sifatnya mendiskreditkan suatu golongan dan atau senantiasa menyebarkan pesan-pesan toleransi di semua tempat dan kalangan. Tujuannya apa? Tentu agar ujaran kebencian tidak dengan mudah meluas dan menjangkiti generasi anak bangsa, agar intoleransi yang sudah semakin menguat mulai meredah dan perlahan akan hilang.
Ayo menjadi agen toleransi.
Bertoleransi sejak dalam pikiran.
Salam damai, salam cinta, salam
toleransi.
#catatanperempuan
#catatanperempuan

Agen Domino99 Online Terbesar Di Indonesia
BalasHapusayukk !! Daftarkan Dirimu di SLOTDOMINO sekarang juga !!
LIVECHAT : SLOTDOMINO*com
W.A : +6285974599065
PIN BB : 2BE2DD7E
PIN BB : DBFDDEFE