Sabtu, 13 Januari 2018

Pupus


Kau tergantikan itu bagai sebuah mimpi.
Berakhir sudah.
Genggamanmu telah digantikan dengan genggamannya.
Kita benar-benar berpisah.
Kita telah sampai pada keyakinan bahwa kita tak akan bisa bersama.
Hingga kita mencoba saling menguatkan disela kerapuhan melanda.

Semakin kita mencoba, semakin jalan itu seolah tertutup.
Lalu apakah itu pertanda?
Pertanda bahwa kita hanyalah sebuah kisah persinggahan?
Persinggahan yang diartikan sebagai tempat sementara?
Tempat sementara yang kemudian mengajak kita pada tempat sebenarnya?

Entahlah,
Satu hal yang pasti, air mata mengiringi saat genggamanmu digantikan.
Menghadirkan sesak yang tak pernah kurasakan.
Sedih atau bahagiakah aku?
Lagi dan lagi entahlah.
Yang terpikirkan hanyalah satu, kita benar-benar berakhir.
Kita bukan lagi Kita

_____________________________


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sajak Patah Hati

Untuk seseorang yang benar-benar kurindukan malam ini, semoga kabarmu baik di sana. malam ini aku tak kuasa menahan malu kepada lan...